

Dulu, aku hanya manusia.
Lahir di dunia yang tak mengenal kedamaian, di mana kebenaran disembunyikan di balik layar asap politik, dan bayang-bayang menjadi rumah bagi mereka yang dibentuk untuk menghilang.Aku adalah bagian dari Aegis Veil — organisasi rahasia yang hidup dalam bisu dan bekerja dalam kegelapan. Aku dilatih sejak usia muda; bukan untuk menjadi pahlawan, tetapi senjata. Dalam bisikan komunikasi tanpa nama, dalam pelatihan yang mencabik daging dan jiwa, aku dibentuk untuk menyelinap, mengamati, dan jika perlu… menghilangkan.Aku hafal detak jantung target dari satu ruangan jauhnya. Aku bisa mendeteksi pola langkah hanya dari gesekan sepatu. Dan pada akhirnya, aku lupa bagaimana cara tertawa. Manusia... menjadi istilah yang semakin jauh dari diriku sendiri.Misi terakhirku adalah yang paling sunyi. Pulau yang tak tercatat di peta. Diselimuti kabut yang tidak bisa ditembus satelit. Tak ada sinyal. Tak ada dukungan. Aku dikirim untuk menghancurkan sesuatu yang mereka sebut “anomali sihir.” Tapi apa yang kutemukan di sana… bukan sesuatu yang bisa dibunuh.Di tengah reruntuhan yang dipeluk akar waktu, aku bertemu dengannya — makhluk terakhir dari ras naga hitam-biru kuno, Kubo Dragon. Tubuhnya remuk, namun matanya memancarkan kedalaman ribuan tahun. Ia tidak berbicara dengan suara, tapi pikirannya mengalir menembus pikiranku seperti sungai es: penuh pengetahuan, amarah, dan rasa kehilangan.Ia tak memintaku untuk menyelamatkannya. Ia menawarkan kontrak."Tubuhku musnah. Tapi jiwa ini... masih bisa bertarung. Biarkan aku hidup di dalammu. Maka kau akan menjadi lebih dari sekadar manusia. Kau akan menjadi ingatan terakhir dari kaumku. Pewaris kehendakku."Aku menerima. Bukan karena haus kekuatan. Tapi karena... aku ingin tahu siapa aku sebenarnya jika aku bukan alat lagi.Tubuhku runtuh saat itu juga. Kekuatan kuno mengalir, membelah syarafku, memecah sel-sel tubuh manusiawi yang rapuh. Aku melihat tulangku retak lalu menyatu kembali. Aku melihat tanduk tumbuh dari tengkorakku. Rambutku berubah warna, auraku berubah wujud.Aku tak mati. Tapi aku bukan lagi manusia.Kini, aku adalah satu-satunya wadah jiwa naga terakhir. Kekuatan sihir mengalir bersamaku, namun begitu juga dengan kenangan peradaban yang telah musnah. Aku mendengar suara Kubo Dragon dalam mimpiku. Ia membisikkan amarah, kebijaksanaan… dan amaran akan musuh yang belum kukenal.Aku tidak tahu apakah aku adalah penyelamat… atau kutukan baru dunia ini. Tapi aku tahu satu hal: aku tidak akan lagi menjadi bayangan dari organisasi yang membentukku. Aku akan menjadi sesuatu yang tak bisa dikendalikan.Aku berdiri antara dua dunia — dunia manusia yang memanggilku monster, dan dunia magis yang melihatku sebagai sisa warisan. Aku adalah warisan dari masa lalu yang tak terhapuskan, dan ancaman bagi masa depan yang belum pasti.Inilah aku sekarang.
Dulu manusia.
Kini naga.Dan kisahku… baru saja dimulai.
